0

Diklat Penerapan Blended Learning pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT)

Selama satu minggu yang lalu mulai 19-31 juli 2021, PGRI bekerjasama dengan Acer Indonesia mengadakan kegiatan diklat yang berjudul “Diklat Penerapan Blended Learning pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Kegiatannya dilaksanakan selama 11 hari dan dikemas sangat padat. Pelaksanaannya dilakukan setiap hari mulai pukul 13.00 – 15.00 wib melalui Microsoft Teams dan Streaming Youtube dengan kanal
“PGRI Smart Learning”. Adapun materi-materi yang diberikan cukup menarik setiap harinya dan pematerinya pun yang cukup kompeten dibidangnya.

Pada hari pertama pelaksanaan, Bapak James F. Tomasow selaku ketua PGRI SLCC Jawa Timur memberikan sambutan kepada peserta yang hadir secara virtual, dilanjutkan dengan penjelasan teknis dari Bapak Andri Pradana, kemudian materi pak Didit Haryanto dari Commercial Product Manager Acer Indonesia dan terakhir adalah Prof. Dr. Ir. Eko Indrajit selaku ketua PB PGRI SLCC yang ditugasi membuka acara dan memberikan materi digital mindset guru.

Sebelum acara diklat dimulai, bu Diana selaku moderator acara memimpin jalannya kegiatan dengan menyanyikan lagu indonesia dan dilanjutkan dengan menyanyikan mars PGRI melalui tayangan video. Selanjutnya sesi dilanjutkan dengan sambutan oleh pak James F. Tomasow. Dalam sambutannya beliau menyampaikan tujuan dari diadakannya kegiatan ini yang tidak lain adalah untuk memberikan semangat dan kesibukan Bapak/Ibu guru, Kepala Sekolah dsb untuk berkegiatan. Karena dengan demikian, Bapak/Ibu peserta diklat akan tetap semangat dan tetap terjaga. Tujuan lainnya yang lebih penting adalah untuk menambah pengetahuan dan juga kompetensi keahlian. Beliau juga menyampaikan yang pertama yaitu ucapan rasa terima kasihnya kepada Bapak/Ibu guru yang sudah mendaftar dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini karena pihak panitia tidak menyangka pesertanya bisa membludak diluar dugaan yang awalnya diduga sekitar 500 sampai dengan 600 peserta, ternyata bisa mencapai 1000an lebih peserta. Pemberian akun ke peserta juga sesuai rencana. Karena dari 1000 lebih peserta hanya sekian persen yang kesulitan mendapat akun. Tetapi 99,9%.Sudah terima dengan baik. Terbukti pada saat kegiatan hari pertama ini sudah ada 800 lebih orang yang masuk menggunakan akun ini melalui microsoft Teams. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada Acer Indonesia atas segala support yang diberikan dan beliau berharap kerjasama ini bisa ditindaklanjuti dan tidak berhenti pada kegiatan ini saja dan pihak PGRI berupaya bersama menjalin kerjasama dengan Acer untuk menciptakan pendidikan pembelajaran yang terbaik di Indonesia di era PJJ dan di era pendidikan abad 21.

Untuk yang kedua, beliau menambahkan PGRI ini harus netral , jadi tidak mau mengambil satu platform khusus untuk PGRI. Dari sekian banyak peserta mungkin ada yang sudah familiar dengan zoom, google classroom, atau aplikasi platform lainnya. Namun pada kesempatan ini, PGRI menggunakan platform dari Microsoft Teams. Aplikasi ini tentunya bisa digunakan sebagai platform alternatif yang bisa diterapkan oleh peserta diklat nantinya. Terakhir yang beliau sampaikan adalah memberikan penegasan kepada seluruh peserta diklat bahwasanya ini bukan webinar, melainkan diklat, jadi peserta diklat nanti harus menyelesaikan tugas yang diberikan oleh narasumber dan untuk lulus diklat ini, peserta harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Usai sambutan dari Pak James, giliran pak Andri Pradana memberikan penjelasan teknis seputar kegiatan diklat. beliau menyampaikan bahwasanya kegiatan ini dilakukan dengan dua jalur yaitu webinar live melalui akunnya masing-masing dan via streaming you tube. Hal ini disebabkan ada sebagian peserta diklat yang terkendala login dengan akunnya dan tidak bisa mengikuti jalannya webinar live melalui microsoft teams. Untuk syarat kelulusan, peserta diwajibkan mengikuti semua sesi dengan selalu mengisi absen melalui kolom komentar dan mengerjakan tugas dan dikumpulkan setelah sesi diklat selesai. (bersambung)

fallymedia

Saat ini saya bekerja sebagai tenaga pendidik di SMPN 1 Kedungpring mengampu mata pelajaran B-TIK/Informatika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *